Jumat, 08 Desember 2017

Troubleshooting pada physical layer



Halo semuanya

selamat datang di blog Ilmu IT, dipostingan kali ini kita akan membahas tentang "Troubleshooting pada physical layer". Nah sebelumnya apakah ada yang tau apa itu "Troubleshooting" ?


Troubleshooting adalah pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Nah troubleshooting kali ini adalah troubleshooting pada bagian physical layer, bagaimana sih troubleshooting pada physical layer itu ? so langsung aja ya !!!!




A. APA ITU PHYSICAL LAYER

Physical layer adalah lapisan pertama dalam model referensi jaringan OSI (lapisan ini merupakan lapisan terendah) dari tujuh lapisan lainnya. Lapisan ini mendefinisikan antarmuka dan mekanisme untuk meletakkan bit-bit data di atas media jaringan (kabel, radio, atau cahaya). Selain itu, lapisan ini juga mendefinisikan tegangan listrik, arus listrik, modulasi, sinkronisasi antar bit, pengaktifan koneksi dan pemutusannya, dan beberapa karakteristik kelistrikan untuk media transmisi


B. FUNGSI PHYSICAL LAYER

Fungsi pertama dari physical layer adalah menjadi layer atau lapisan penghubung yang menghubungkan langsung sebuah jaringan komputer dengan perangkat keras jaringan komputer. Selain itu fungsi lainnya adalah melakukan defini terhadap transmisi jaringan.





C.TROUBLESHOOTING PADA PHYSICAL LAYER






Pada Physical layer ini erat kaitannya dengan konektivitas fisik dari perangkat jaringan. Lalu apa saja sih masalahnya ? ini beberapa masalah pada layer physical :
Daya perangkat dicabut
Koneksi jaringan kabel yang longgar
Kartu NIC rusak dll.


Physical Layer juga memiliki tujuan utama, seperti.

Menspesifikasikan standar untuk berinteraksi dengan media jaringan.
Menspesifikasikan kebutuhan media untuk jaringan.
Menetukan karakteristik kabel untuk menghubungkan komputer dengan jaringan.
Mentransfer dan menentukan bagaimana bit data dikodekan.
Format sinyal electrical untuk transmisi lewat media jaringan.


Untuk memecahkan masalah pada Layer physical, periksa dulu bahwa semua perangkat listrik telah menyala.Jika ada LED yang menampilkan status keterhubungan, memverifikasi dengan pelanggan bahwa mereka sedang menandakan secara benar. Secara visual memeriksa semua pemasangan kabel jaringan dan menyambung kembali kabel untuk memastikan koneksi yang benar. Jika masalahnya adalah dengan nirkabel, pastikan titik akses nirkabel operasional dan bahwa pengaturan nirkabel dikonfigurasi dengan benar.


Selain itu ada masalah jaringan pada layer physical.


masalah jaringan pada layer physical meliputi:


§ Performance lower than baseline – Alasan paling umum untuk kinerja lambat atau miskin termasuk kelebihan beban atau kurang bertenaga server, cocok switch atau router konfigurasi, kemacetan lalu lintas pada link berkapasitas rendah, dan hilangnya bingkai kronis.


§ Loss of Connectivity – Jika kabel atau perangkat gagal; gejala yang paling jelas adalah hilangnya konektivitas antara perangkat yang berkomunikasi melalui link yang atau dengan perangkat gagal atau antarmuka. Hal ini ditunjukkan dengan tes ping sederhana. Kehilangan akses dapat menunjukkan sambungan yang longgar atau teroksidasi.


§ Network bottlenecks or congestion – Jika router, interface, atau kabel gagal, protokol routing dapat mengarahkan lalu lintas ke rute lain yang tidak dirancang untuk membawa kapasitas tambahan. Hal ini dapat mengakibatkan kemacetan atau hambatan dalam bagian-bagian dari jaringan.


§ High CPU utillzation rates – tingkat pemanfaatan CPU yang tinggi merupakan gejala bahwa perangkat, seperti router, switch, atau server, beroperasi pada atau melebihi batas desain. Jika tidak ditangani dengan cepat, CPU overloading dapat menyebabkan perangkat untuk menutup atau gagal.


§ Console error messages – Pesan kesalahan dilaporkan pada konsol perangkat menunjukkan masalah layer fisik.






Ketika troubleshooting adalah suatu masalah, teknisi harus segera memberi tahu melewati setiap langkah, apa yang harus dicari, dan apa yang harus dilakukan Jika suatu kesalahan ditemukan, serta harus bisa memberikan suatu solusi agar masalah tersebut tidak terulang kembali atau setidaknya meminimalisir.






oke postingan kali ini semoga bermanfaat dan berguna bagi pembaca, dan kalo ada saran tentang apa yang harus saya bahas di blog ini kirim saja komentarnya ya nanti insya allah saya akan bahas.


Terimakasih






Sumber


http://www.yanuanda.id/2016/05/fungsi-physical-layer-jaringan-komputer.html


http://ahmadypia1.blogspot.co.id/2017/02/lapisan-lapisan-pada-layer-osi-serta.html


http://troubles88.blogspot.co.id/2015/11/troubleshooting-pada-physical-layer.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengertian IDS